Perdagangan Indeks S&P 500

Indeks S&P (Standard and Poor’s) 500, sesuai dengan namanya, terdiri dari 500 perusahaan terbuka, dan merupakan indeks paling diikuti kedua setelah Dow Jones Industrial Average. S&P 500 lebih besar dan lebih beragam dibanding DJIA, dan mewakili sekitar 70% nilai total bursa saham Amerika Serikat. Perusahaan yang dimasukkan terlalu banyak untuk dituliskan di sini tetapi mewakili semua sektor utama (khususnya di Amerika Serikat) antara lain Amazon, Bank of America, Facebook, Johnson & Johnson, Southwest Airlines, dan Xerox. Daftar ini diperbarui secara berkala. Saham yang dimasukkan harus melalui sebuah komite dan memenuhi kriteria tertentu untuk kapitalisasi pasar dan volume perdagangan bulanan. S&P 500: Yang Perlu Anda Ketahui

  • Contoh dan keragaman S&P 500 yang lebih besar menjadikannya indikator pasar yang lebih baik secara keseluruhan dibanding Dow Jones Industrial Average. Karena bukan harga tertimbang, maka sebagian orang menganggapnya sebagai ukuran arah pasar yang lebih baik dibanding DJIA.
  • Sebelumnya S&P 500 merupakan indeks kapitalisasi tertimbang, yang berarti bahwa pergerakan harga pada saham yang kapitalisasi pasarnya lebih tinggi memiliki dampak besar terhadap indeks. Tetapi itu sudah berubah. S&P 500 sekarang menjadi indeks mengapung tertimbang, artinya bahwa kapitalisasi pasar tidak dihitung dari harga saham dikalikan jumlah saham yang beredar, melainkan dikalikan saham yang tersedia untuk dijual kepada publik (disebut mengapung).
  • Perdagangan indeks S&P sangat populer. Para ahli mengatakan bahwa saat terbaik untuk melakukan perdagangan adalah di awal hari perdagangan, dan saat terlemah adalah tengah hari.
  • S&P bereaksi terhadap peristiwa-peristiwa dunia seperti bencana alam, perang, kerusuhan politik, dan berita ekonomi. Adalah penting untuk mengikuti data perekonomian dari AS, seperti tingkat pengangguran, penciptaan lapangan kerja, tingkat suku bunga, figur PDB, dan tolok ukur ekonomi lainnya.

 

Berdagang S&P 500